Sabtu, 07 November 2015

Puisi cinta

Met weekend smua.. Tiada rasa kekecewaan tatkala rindu menjelma jd sebuah dorongan nafsu tuk ungkapkan namun ku hanya tuangkan lewat [color=red]puisi ini[/color] agar engkau ikut rasakan apa yg kurasa



Di ujung senja
Diujung senja.. Teka teki cinta itu akan terkumpul dalam lembaran-lembaran kertas tentangmu yang tidak setiap orang mampu membacanya sementara itu.. mulut-mulut akan berbicara tak peduli karena jika saatnya setiap titik kan terjun dari langit akan melahirkan berkah maka cinta yang baik akan menemukan takdirnya



Tentang rindu


Bulan dan bintang enggan bersinar dimalam hari, mentari pagi tak semerbak bunga mewangi siang hari haus akan pancaran sinar matahari senja sorepun malu menyinari bumi kala kerinduan menghampiri tak ada satupun burung bernyanyi semerdu alunan simponi Lelah langkah kaki mengikuti alunan syair harmoni terbayang jiwa yang teriris sepi menyambut raga yang tersipu mati ketika paras mu hadir dalam mimpi merasuk kedalam halusinasi merusak dinding-dinding emosi Hanya perasaan yang mampu mengerti berharap kehadiranmu disisi memeluk erat kesedihan dihati hancurkan rindu diufuk tepi bersama menanti indah mentari melaju ikuti irama melodi hingga tercapai mimpi abadi sampai maut yang kan mengakhiri

semoga kau mengerti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar